Mengenal Kanker Nasofaring dan Pengobatanya

Mengenal Kanker Nasofaring dan Pengobatannya

Baru-baru ini dunia kembali dikejutkan dengan kabar sakitnya Pimpinan Majelis Az-Zikra, Ustadz Arifin Ilham. Saat ini beliau tengah melakukan perawatan akibat kanker nasofaring satdium IVA yang dideritanya.

Penyakit ini mungkin masih jarang terdengar ditelinga kita. Apakah bisa disembuhkan?

Sebenarnya, Apa Itu Kanker Nasofaring?

Dilansir dari DokterSehat.com – Kanker hidung atau dikenal kanker nasofaring adalah jenis kanker yang berasal dari sel epitel nasofaring di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. kondisi ini dapat menimbulkan gejala berupa benjolan pada tenggorokan, penglihatan kabur, hingga kesulitan membuka mulut.

Keberadaan kanker ini sangat sulit dideteksi, karena tumor ini akan menunjukkan gejalanya pada stadium akhir. Hal ini dikarenakan gejala awal kanker nasofaring ini sukar dibedakan dengan gejala awal penyakit lainnya. Letak dari kanker inipun tersembunyi dibelakang tabir langit-langit dan terletak didasar tengkorak, sukar sekali dilihat jika bukan Ahlinya.

Penyebab Kanker Nasofaring

Sampai saat ini, penyebab dari kanker nasofaring belum dapat diketahui dengan pasti dan merupakan multifaktor, seperti virus Epstein Barr (EBV), genetik, diet,lingkungan dan kebiasaan merokok. Virus Epstein- Barr ini juga terdapat pada penyakit lain yang bukan kanker.

EBV atau Virus Epstein-Barr ini umumnya terdapat pada air liur dan dapat ditularkan melalui kontak langsung ke orang atau benda yang terkontaminasi. Kanker nasofaring diduga muncul karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal sebagai akibat dari kontaminasi virus Epstein-Barr.

EBV juga dikenal sebagai penyebab dari beberapa penyakit, seperti mononukleosis. Namun pada beberapa kasus, EBV tidak menyebabkan permasalahan infeksi berkelanjutan.

Selain itu, terdapat beberapa faktor Risiko Kanker Nasofaring, yaitu

  • Lebih sering terjadi pada rentan usia 30-50 tahun.
  • Pria lebih berisiko daripada wanita.
  • Genetika, riwayat kanker nasofaring dalam keluarga.
  • Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi makanan yang diawetkan dengan garam, diasinkan atau diasap.
  • Makanan panas atau bersifat merangsang selaput lendir, seperti asap minyak tanah, asap rokok dan asap obat nyamuk.
  • Udara di Lingkungan kerja atau rumah yang dipenuhi asap.
  • Terpapar virus Human papilloma (HPV)

Salah satu faktor risiko dari kanker nasofaring adalah terpapar virus EBV dan HPV. Ketika virus-virus ini masuk ke dalam tubuh kemudian merusak sel-sel dan akhirnya menjadi kanker, butuh waktu yang cukup lama untuk kemudian berkembang menjadi kanker. Selain itu, tidak semua orang yang terinfeksi virus akan mengalami kanker, hal ini tergantung pada respon tubuh masing-masing.

Pada kebanyakan kasus, kanker nasofaring banyak dijumpai pada orang-orang ras mongoloid, yaitu penduduk Cina bagian selatan, Hong Kong, Thailand, Malaysia, India serta Indonesia. Ras kulit putih jarang ditemui terkena penyakit jenis ini. Penyabaran kanker ini dapat berkembang ke bagian mata, telinga, kelenjar leher dan otak. Sebaiknya orang yang berisiko tinggi terkena kanker nasofaring rajin memeriksakan diri ke dokter THT.

Gejala Kanker Nasofaring

Keberadaan kanker nasofaring yang tersembunyi dibelakang hidung atau belakang langit-langit rongga mulut menyebabkan serangan kanker ini sering kali terlambat diketahui. Namun, biasanya pada stadium dini menunjukkan gejala sebagai berikut

  1. Di dalam telinga timbul suara berdengung dan terasa penuh tanpa disertai rasa sakit sampaipen dengaran berkurang.
  2. Hidung sedikit mimisan, tetapi berulang. Hidung tersumbat terus-menerus, kemudian pilek.

Pada kondisi akut menunjukkan gejala sebagai berikut :

  • Kelenjar getah bening pada leher membesar.
  • Mata menjadi juling, penglihatan ganda, dan mata bisa menonjol keluar.
  • Sering timbul nyeri dan sakit kepala.

Pencegahan Kanker Nasofaring

  1. Ciptakan lingkungan hidup dan lingkungan kerja yang sehat, serta usahakan agar pergantian udara (sirkulasi udara) lancar.
  2. Hindari polusi udara, seperti kontak dnegan gas hasil zat-zat kimia, asap industry, asap kayu, asap rokok, asap minyak tanah dan polusi lain yang dapat mengaktifkan virus Epstein Barr.
  3. Hindari mengonsumsi makanan yang diawetkan, makanan yang panas atau makanan yang merangsang selaput lender.

Pada umumnya pengobatan kanker nasofaring akan disarankan untuk melakukan tindakan operasi, radioterapi atau kemoterapi. Namun Kini Anda Tak perlu Khawatir. Kabar baik bagi Anda yang saat ini menderita kanker nasofaring, Kini telah hadir Solusi Pengobatan Kanker Nasofaring yaitu dengan obat Herbal QnC Jelly Gamat yang akan membantu Anda dalam mengobati Kanker Nasofaring secara efektif dan aman.

Mengapa Harus QnC Jelly Gamat ???

Obat Herbal Kanker Nasofaring dari QnC Jelly Gamat ini merupakan produk obat herbal terobosan baru dari ekstrak gamat emas asli yang di produksi oleh CV. Jogja Natural Herbal dan dipasarkan secara tunggal oleh CV. Peduli Semesta Alam. Produk Kesehatan ini telah mengantongi izin edar dari POM TR 173301471 serta terverifikasi HALAL oleh Majelis Ulama Indonesia, sheingga terjamin kehalalan dan keamanannya.

Teripang emas species golden stichopus hermanii sebagai komposisi utama dalam pembuatan Obat Herbal Kanker Nasofaring dari QnC Jelly Gamat ini sangat kaya akan kandungan senyawa dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Teripang emas memiliki keampuhan dalam membantu proses penyembuhan luka menjadi 3kali lebih cepat karena adanya kandungan gamapeptide. Kandungan ini hanya akan ditemukan pada Gamat species golden stichopus hermanii saja dan tidak akan ditemukan pada teripang species lainnya.

Kandungan Gamapeptide lainnya, yaitu :

  • Meminimalisir atau mengurangi pembengkakan karena kemampuan antiinflamasi.
  • Mengurangi rasa sakit.
  • Mengandung analgesik yang 3 kali lebih kuat dibanding paracetamol.
  • Memelihara dan melancarkan sistem aliran darah.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai masalah kesehatan tubuh.

Selain kandungan gamapeptide nya, QnC Jelly Gamat juga kaya akan kandungan aktif lainnya yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, diantaranya

  • Protein 86,8%
  • Kolagen 80%
  • Mukopolisakarida
  • Antiseptik alamiah
  • Glucosamine
  • Chondroithin Sulphat
  • Saponin
  • Asam Amino
  • Omega 3,6 dan 9
  • Lektin
  • Sumber mineral dan Vitamin,
  • Bio Active Element (Cell Growth Factor)
  • serta senyawa lainnya.

Kandungan protein yang tinggi pada Gamat memiliki kemampuan dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh pada penderita kanker nasofaring. Selain itu, keberadaan Cell Growth Factor pada teripang mampu merangsang pertumbuhan regenerasi sel-sel tubuh yang rusak, sakit bahkan mati atau membusuk menjadi pulih dan normal.

Antiseptik alamiah pada teripang emas yang bersifat sebagai antibakteri sehingga akan bekerja dengan menyerang dan membunuh berbagai jenis bakteri, virus atau jamur yang menginfeksi termasuk virus epstein barr penyebab kanker nasofaring. Keberadaan Mukopolisakarida atau Glucasaminoglycans akan bekerja mengurangi rasa sakit akibat terjadinya peradangan atau pembengkakan.

Dalam sebuah studi para ilmuwan di China yang terbit pada bulan Agustus tahun 2005 “Cancer Biology and Therapy”, disebutkan bahwa teripang emas juga mengandung senyawa Philinopside E (PE) yang memiliki kemampuan dalam menghambat pembentukan pembuluh darah yang memasok asupan nutrisi kepada tumor. Sehingga menjadikan sel tumor tertekan pertumbuhan dan perkembangannya dan mati.

Kandungan senyawa Philinopside E merupakan senyawa turunan dari saponin, Artinya kandungan saponin pada QnC Jelly Gamat akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel-sel kanker atau tumor termasuk mengobati dan mengatasi kanker nasofaring tuntas sampai ke akar-akarnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan AM Popov, seorang peneliti dari Institut Pasifik untuk Kimia Bio Organik Akademik Ilmu Pengetahuan Rusia. Popov membuktikan bahwa teripang memiliki efek sitotoksik atau pembunuh sel kanker berkat adanya kandungan glikosida seperti Echinosin A dan B, Holothurin A dan B, serta Curcumariosida G1. Glikosida merupakan kandungan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker. Kandungan philinopside A yang terdapat pada teripang emas yang sangat ampuh dalam menekan pertumbuuhan dan perkembangan tumor/kanker nasofaring serta mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Karena sel-sel tumor tersebut tidak mendapatkan asupan nutrisi menyebabkan sel tumor gagal berkembang biak dan mati.

Detail Obat Herbal Kanker Nasofaring

Demikianlah ulasan mengenai Manfaat dan Keampuhan QnC Jelly Gamat dalam mengobati Masalah Kanker Nasofaring. Bagi Anda yang ingin merasakan secara langsung khasiat QnC Jelly Gamat, Anda bisa memesannya kepada Kami. Dengan mengirimkan pesan pemesanan seperti berikut :

Setelah Anda mengirimkan Pesan pemesanan QnC Jelly Gamat dengan kode RHQ kepada kami, maka kami akan segera memberikan balasan berupa rincian total biaya yang harus anda transferkan kepada kami (harga obat termasuk biaya ongkos kirim). Beserta nomor rekening kami untuk melakukan transfer pembiayaan.

Terimakasih atas kunjungan Anda. Semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat.

Lekas Sembuh dan Sehat Selalu.

Posted by : Mengenal Kanker Nasofaring dan Pengobatannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*